31.000 Lebih Pelaku UKM di Cirebon, Tapi Minim Anggaran dari Pemerintah 31.000 Lebih Pelaku UKM di Cirebon, Tapi Minim Anggaran dari Pemerintah
Pilarberita, Kota Cirebon – Pertumbuhan usaha kecil menengah (UKM) di Kabupaten Cirebon cukup pesat. Data dari tahun 2017 menyebutkan jumlah pelaku UKM berada diangka... 31.000 Lebih Pelaku UKM di Cirebon, Tapi Minim Anggaran dari Pemerintah

Pilarberita, Kota Cirebon – Pertumbuhan usaha kecil menengah (UKM) di Kabupaten Cirebon cukup pesat. Data dari tahun 2017 menyebutkan jumlah pelaku UKM berada diangka sekitar 28.000 dan pada tahun ini tercatat lebih dari 31.000 pelaku UKM.

Dengan begitu, perekonomian masyarakat di Kabupaten Cirebon seharusnya dapat terbantu. Namun tak sejalan jika alokasi anggaran dari pemerintah setempat masih terbilang minim.

Demikian disampaikan Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon, Maharto kepada Pilaradio saat menghadiri seleksi Program UMKM Juara di Gedung Kopri Kota Cirebon, Rabu (15/5/2019).

“Mudah-mudahan dengan adanya Program UMKM Juara dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini bisa membantu perekonomian masyarakat Cirebon. Kalau ada atau tidaknya anggaran bukan penghalang kami untuk tetap bekerja dan membina UMKM,” kata Maharto di Gedung Kopri Kota Cirebon.

Ia pun mengakui, jika belum ada bantuan permodalan atau fasilitas alat untuk para pelaku UKM di Cirebon. Karena menurutnya, pihaknya tidak memiliki otoritas melainkan ada pada Dinas Ketenagakerjaan dan Trasmigrasi setempat.

Namun, kata dia, kualitas produk UKM di Kabupaten Cirebon tidak kalah dengan daerah lain. Maka itu, pihaknya mengaku terus menggenjot pembinaan terhadap UKM meskipun anggaran di dinasnya belum bisa disesuaikan. (PB04)

(81)