Bawa Ember Demi Mendapatkan Air Bersih, Kekeringan di Argasunya Sudah Dari Dulu Bawa Ember Demi Mendapatkan Air Bersih, Kekeringan di Argasunya Sudah Dari Dulu
Pilarberita, Kota Cirebon – Lurah Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Dudung Abdul Barry menyebutkan krisis air bersih terus meluas hingga di lima Rw akibat kemarau panjang.... Bawa Ember Demi Mendapatkan Air Bersih, Kekeringan di Argasunya Sudah Dari Dulu

Pilarberita, Kota Cirebon – Lurah Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Dudung Abdul Barry menyebutkan krisis air bersih terus meluas hingga di lima Rw akibat kemarau panjang.

Meski mendapat distribusi air dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Giri Nata, kekeringan itu masih tak bisa dielakkan.

Sampai-sampai sejumlah warga yang mengalami krisis air bersih, datang bergilir membawa ember untuk menampung air dari Perumda tersebut. Diakui Dudung, bahwa setiap musim kemarau Argasunya selalu mengandalkan bantuan air.

“Karena di wilayah kami dengan topografi yang tinggi dan memang untuk wilayah-wilayah tertentu itu sumur artesis yang menjadi harapan. Karena kalau kami minta jaringan ke PDAM kayaknya enggak bisa,” ujar Dudung.

Untuk mensiasatinya, menurut Dudung, Argasunya memiliki beberapa sumur artesis dan beberapa sumber mata air mengalir yang dinilai dapat membantu mengurangi krisis air di wilayah tersebut.

Namun, kata Dudung, musibah kekeringan di Argasunya sudah berlangsung sejak dulu. Dengan demikian, sampai saat ini krisis air bersih di wilayah Argasunya belum juga mendapatkan solusi yang jitu. (PB04)

(27)