Cirebon Tak Masuk Empat Lokasi Pusat Kebudayaan Jabar. Ini Tanggapan Kadisbudparpora Cirebon Tak Masuk Empat Lokasi Pusat Kebudayaan Jabar. Ini Tanggapan Kadisbudparpora
Pilarberita, Kabupaten Cirebon – Gubernur Ridwan Kamil akan membangun empat pusat kebudayaan di Jawa Barat, tepatnya di Sumedang, Garut, Ciamis dan Subang. Namun, dari... Cirebon Tak Masuk Empat Lokasi Pusat Kebudayaan Jabar. Ini Tanggapan Kadisbudparpora

Pilarberita, Kabupaten Cirebon – Gubernur Ridwan Kamil akan membangun empat pusat kebudayaan di Jawa Barat, tepatnya di Sumedang, Garut, Ciamis dan Subang. Namun, dari keempat pusat kebudayaan itu, hanya identitas kebudayaan Sunda berbau priangan saja yang dibangun.

Oleh sebab itu, banyak yang mempertanyakan mengapa hanya budaya Sunda yang dijadikan pusat sentra kebudayaan. Notabene, Jawa Barat masih memiliki Cirebon dan Indramayu, yang juga mempunyai budaya khas masing-masing diluar budaya Sunda.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cirebon, Hartono mengungkapkan, wilayah Cirebon memang tidak termasuk dari rencana pembangunan pusat kebudayaan Jawa Barat untuk tahun 2019.

Meski begitu, Hartono juga mengatakan, saat ini seluruh kabupaten/kota di Ciayumajakuning telah sepakat untuk mengembangkan budaya dan pariwisata. Sehingga, ketika Pemerintah Provinsi tidak mendukung, Pemerintah Daerah di Ciayumajakuning sudah siap untuk melakukannya secara mandiri.

“Kita Ciayumajakuning ini sudah sepakat, dari sisi budaya dan pariwisata kita sudah bersatu. Jadi tidak berdiri sendiri-sendiri, untuk meningkatkan destinasi wisata, tidak bisa kabupaten sendiri. Ketika Pemprov tidak mendukung, otomatis Pemda,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Hartono menjelaskan, dengan tidak dipilihnya Cirebon sebagai lokasi pusat kebudayaan di Jawa Barat, sangat berpengaruh dengan rencana pengembangan wisata di Kabupaten Cirebon.

“Jelas itu berpengaruh karena yang punya anggaran besar itu di provinsi bukan di kabupaten. Tapi kits tidak patah semangat dsn tetap akan berupaya meningkatkan bagaimana wisata dan budaya Cirebon bisa seperti daerah lain,” pungkasnya. (PB03)

(27)