Cirebon Water Land, Destinasi Wisata Penghibur Keluarga Cirebon Water Land, Destinasi Wisata Penghibur Keluarga
Pilarberita, Kota Cirebon – Berada di antara rindangnya pepohonan dan berundaknya bebatuan berukuran besar, memanjang sebuah pemandangan alami yang terhampar kemilau biru kejernihan air... Cirebon Water Land, Destinasi Wisata Penghibur Keluarga

Pilarberita, Kota Cirebon – Berada di antara rindangnya pepohonan dan berundaknya bebatuan berukuran besar, memanjang sebuah pemandangan alami yang terhampar kemilau biru kejernihan air sehingga menghiasi keindahan Ade Irma Suryani Cirebon Water Land.

Memang tidak begitu luas, namun area ini terasa padat dengan wujud indah keunikan kolam renang tanpa ada kecoklatan dari lumpur atau tanah. Hawa sejuk pun menyeruak tatkala memasuki pelataran pinggir laut sekaligus membesitkan kemegahan yang terbentang melebihi luas mata memandang.

Salah satu dari sekian sudut indah ranah obyek wisata itu terletak di penghujung utara Water Land, yakni Cottage. Sebuah bibir pantai itu telah direvitalisasi menjadi bangunan berkonsep rumah adat minang, memperlihatkan keasrian yang begitu terjaga, kesegaran udara dan pesona tampak menyapa sekaligus menghipnotis rasa.

Karena di Cottage, pengunjung bisa duduk santai sambil berswafoto di saung-saung yang berbahan kayu dan sering dipergunakan wisatawan untuk berteduh sembari mencari kenikmatan dengan menyicipi berbagai sajian menu kuliner tradisional dan mancanegara.

Biasanya hal itu mereka lakukan seusai berenang di wahana kolam renang, atau sambil menunggu anak-anak mereka yang dengan cerianya bercengkrama di taman bermain anak. Karena memang untuk sarana hiburan anak di Ade Irma Suryani Cirebon Water Land itu menyediakan sepeda gowes, roller coster, sepeda gantung, perahu putar, ATV, mobil kecil, kereta, dan mini zoo.

Namun sepertinya tidak berlebihan, apabila tempat ini disebut obyek wisata sejarah dan budaya. Karena menurut Manager Hotel Ade Irma Suryani Cirebon Water Land, Erry Yoga Prakesa, konon tempat yang sering dipakai fotografer untuk hunting dan pemotoan prewedding merupakan petilasan Laksamana Cheng Ho saat melakukan perjalanan dalam misi perdamaian.

“Waktu itu pernah dipakai foto-foto sama aktris pemeran Mahabrata dari India. Karena kesan dari sejarah Cheng Ho di Cirebon itu melekat jadi ketika kita bikin kapal seperti itu antusiasme pengunjung untuk foto-foto dan makan cukup progresif,” ungkap Erry kepada Pilaradio, Sabtu (15/12/2018).

Disamping itu, kata Erry, sejak dibuka pada 2015 hingga 2016 jumlah pengunjung bisa mencapai 5.000 orang per hari. Namun seiring berjalannya waktu, tingkat kunjugan pada hari-hari biasa tidak menunjukkan lonjakan yang signifikan.

“Untuk biaya masuk saat ini pengunjung hanya cukup merogoh kocek sebesar Rp. 40.000, tapi belum termasuk menyewa wahana-wahana bermain lainnya. Kami juga sediakan penginapan bentuk hotel dengan konsepnya seperti yang ada di Pulau Seribu atau di Bali,” imbuhnya.

Yang tak kalah penting, sambung Erry, area Cirebon Water Land ini dilengkapi dengan wisata kuliner berupa restoran unik berbentuk bangunan yang menyerupai kapal pesiar raksasa. Resto ini bernama Restoran Cheng Ho, seorang pelaut Tiongkok yang legendaris. Nuansa alami dan romantis dapat dirasakan saat berada di sana, apalagi kala senja mulai tiba sebuah pemandangan sunset bisa dinikmati dengan nyaman. (PB04)

(1836)