Dua Kali Skorsing, Rapat Persetujuan DPRD Kabupaten Cirebon Terhadap APBD 2020 Ditunda Dua Kali Skorsing, Rapat Persetujuan DPRD Kabupaten Cirebon Terhadap APBD 2020 Ditunda
Pilarberita, Kabupaten Cirebon – Rapat paripurna persetujuan DPRD terhadap APBD tahun anggaran 2020 yang digelar pada Jumat (13/9) malam akhirnya ditunda. Penundaan tersebut dilakukan... Dua Kali Skorsing, Rapat Persetujuan DPRD Kabupaten Cirebon Terhadap APBD 2020 Ditunda

Pilarberita, Kabupaten Cirebon – Rapat paripurna persetujuan DPRD terhadap APBD tahun anggaran 2020 yang digelar pada Jumat (13/9) malam akhirnya ditunda. Penundaan tersebut dilakukan setelah terjadi dua kali skorsing karena jumlah anggota DPRD yang hadir tidak memenuhi quorum.

Dua kali skorsing itu dilakukan pada pukul 21.20 hingga 22.20 WIB dengan jumlah anggota DPRD yang hadir secara fisik hanya 28 anggota dari 49 total anggota DPRD Kabupaten Cirebon. Kemudian skorsing kedua dilakukan mulai pukul 22.20 hingga 23.20 WIB.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, H. Mustofa menyampaikan, meski telah dilakukan skorsing sebanyak dua kali, jumlah anggota DPRD yang hadir secara fisik justru berkurang. Dari yang tadinya 28 anggora, menyusut menjadi hanya 22 anggota saja.

“Penundaan ini mengingat kehadiran anggota DPRD belum terpenuhinya quorum sebagaimana diatur peraturan DPRD nomor 1 tahun 2018 tentang tata tertib DPRD bahwa persetujuan APBD mesti dihadiri 2/3 dari jumlah anggota. Setelah dua kali skors selama satu jam masing-masing dilakukan perubahan aturan yaitu setengah anggota DPRD,” kata Mustofa.

Oleh sebab itu, Mustofa mewakili pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Cirebon menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tamu undangan rapat paripurna yang hadir dan masyarakat Kabupaten Cirebon atas tertundanya persetujuan APBD tahun anggaran 2020.

“Selaku ketua dan mewakili pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Cirebon memohon maaf sebesar-besarnya kepada berbagai pihak atas penundaan pelaksanaan persetujuan APBD tahun anggaran 2020,” lanjutnya.

Adapun pelaksanaan ketentuan persetujuan berikutnya nanti berdasarkan hasil badan musyawarah DPRD. Itu berarti, Paripurna persetujuan akan dilaksanakan oleh pimpinan dan anggota DPRD periode 2019-2024.

Mustofa juga mengatakan, persetujuan APBD tahun anggaran 2020 paling lambat harus dilakukan sebelum bulan Desember nanti. Sehingga, masih ada waktu bagi pimpinan dan anggota DPRD yang baru untuk melakukan rapat paripurna persetujuan APBD tahun anggaran 2020. (PB03)

(54)