Perkembangan Industri Jasa Keuangan di Wilayah 3 Cirebon Menunjukan Tren Positif Perkembangan Industri Jasa Keuangan di Wilayah 3 Cirebon Menunjukan Tren Positif
Pilarberita, Kota Cirebon – Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) mencatat sektor jasa keuangan Indonesia hingga akhir 2017 terus menunjukan kondisi yang stabil dengan... Perkembangan Industri Jasa Keuangan di Wilayah 3 Cirebon Menunjukan Tren Positif

Pilarberita, Kota Cirebon – Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) mencatat sektor jasa keuangan Indonesia hingga akhir 2017 terus menunjukan kondisi yang stabil dengan kinerja intermediasi yang berada pada level positif, Jum’at ( 29/12 ).

Mohammad Fahmi Prihandani, pelaksana harian ( Plh ) Kepala OJK mewakili Kepala OJK Cirebon mengatakan saat di temui di kantor OJK jalan Cipto, bahwa wilayah 3 Cirebon, data per November 2017 dana dari pihak ketiga ( DPK ) dan penyaluran kredit bank umum menunjukan tren positif secara year on year ( yoy ).

Fahmi menambahkan pada sektor Bank Perkreditan Rakyat ( BPR ) yang merupakan sektor yang diawasi secara aktif oleh kantor OJK Cirebon, terjadi pertumbuhan pada aset menjadi Rp 2,56 triliun ( 11,01% yoy ).

Pada sektor Industri Keuangan Non Bank ( IKNB ), pembiayaan oleh perusahaan dan modal ventura mencapai Rp 5,67 triliun yang didominasi pembiayaan motor, mobil, dan permodalan usaha. Pada industri asuransi, terdapat Rp 156,39 miliar premi asuransi jiwa dan Rp 67,41 miliar pada asuransi umum.

Pada sektor pasar modal, di Wilayah 3 Cirebon saat ini terdapat 4 perusahaan efek dan 15 agen penjual reksadana ( APERD ) sebagai entitas untuk meningkatkan penetrasi produk pasar modal baik saham, obligasi, atau reksa dana.

Fahmi menyampaikan untuk meningkatkan literasi pasar modal sejak dini, Bursa Efek Indonesia didukung oleh OJK bekerja sama dengan perusahaan efek juga telah meresmikan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia yang saat ini terdapat di Unswagati, IAIN Syekh Nurjati, Universitas Majalengka, dan Universitas Kuningan. (PB02)

(152)