Hadapi Arus Balik, Kakorlantas dan Kapolda Jabar Pimpin Rapat Lintas Sektoral di Cirebon Hadapi Arus Balik, Kakorlantas dan Kapolda Jabar Pimpin Rapat Lintas Sektoral di Cirebon
Pilarberita, Kabupaten Cirebon – Dalam waktu dekat, arus balik lebaran akan segera dimulai. Masyarakat yang pulang ke kampung halaman, akan segera kembali ke kota... Hadapi Arus Balik, Kakorlantas dan Kapolda Jabar Pimpin Rapat Lintas Sektoral di Cirebon

Pilarberita, Kabupaten Cirebon – Dalam waktu dekat, arus balik lebaran akan segera dimulai. Masyarakat yang pulang ke kampung halaman, akan segera kembali ke kota asal masing-masing.

Untuk itu, Polda Jawa Barat, Korlantas Polri bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga Dinas Perhubungan Jawa Barat melakukan rapat lintas sektoral menghadapi masa arus balik, pada Minggu (17/6) di rest area KM 208 Tol Palikanci.

Dipimpin langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto dan Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa, rapat lintas sektoral ini menghasilkan beberapa kesepakatan. Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto mengungkapkan, salah satu kesepakatan bersama adalah akan menambah toilet mobile di seluruh rest area.

“Hasil kesepakatan yaitu mengevaluasi kekurangan pada saat arus mudik, antara lain di rest area akan ditambah toilet mobile, nanti ditiap rest area akan ada minimal 12. Kalau untuk laki-laki juga ditambah tapi hanya bilik saja. Supaya yang berhenti di rest area tidak lama-lama,” jelas Kapolda.

Kapolda juga memastikan, pasokan BBM di seluruh rest area aman saat arus balik nanti. Tidak hanya itu, menurutnya Polda Jateng, Polda Jabar dan Polda Metro Jaya telah sepakat untuk bersinergi, jika terjadi kepadatan di Jateng maka Polda Jabar menyiapkan dua skenario yaitu contra flow dan one way mana kala sangat diperlukan.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa memprediksi, puncak arus balik akan berlangsung dua kali, yang pertama terjadi pada tanggal 19 hingga 20 Juni, kemudian yang kedua pada saat libur anak sekolah usai yaitu tanggal 24 Juni.

“Prediksi itu tanggal 20-19, ada puncak kedua saat libur anak sekolah tanggal 24, jadi ada dua puncaknya. Kami himbau pemudik untuk menghindari ketiga tanggal ini, kalau mau lebih lancar hindari tanggal 20, 19 dan 24,” tegas Royke. (PB03)

(100)