Kepala SAR Bandung Sebut Angka Kecelakaan di Perairan Jawa Barat Turun Drastis Kepala SAR Bandung Sebut Angka Kecelakaan di Perairan Jawa Barat Turun Drastis
Pilarberita, Kota Cirebon – Selama periode bulan Januari hingga September 2019, terdapat sekitar 89 kejadian kecelakaan pelayaran di wilayah perairan Jawa Barat. Jumlah tersebut... Kepala SAR Bandung Sebut Angka Kecelakaan di Perairan Jawa Barat Turun Drastis

Pilarberita, Kota Cirebon – Selama periode bulan Januari hingga September 2019, terdapat sekitar 89 kejadian kecelakaan pelayaran di wilayah perairan Jawa Barat. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, yakni sebanyak 114 kejadian.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Bandung, Deden Ridwansyah, dalam acara Rapat Koordinasi Pencarian dan Pertolongan Daerah serta Pelatihan Bagi Potensi Pencarian dan Pertolongan se-Jawa Barat di Grage Hotel Cirebon, Kamis (10/10/2019).

“Alhamdulillah tahun ini menurun drastis dibandingkan tahun sebelumnya,” jelasnya.

Deden menjelaskan, untuk di Bulan September 2019 saja, terdapat 9 kejadian, di mana 2 kejadian berada di Pantai Selatan dan 7 di Pantai Utara. Dari kejadian tersebut, ada sekitar 167 korban. Mayoritas kejadian di pelayaran ini menimpa para nelayan.

“Ada 100 orang selamat, 50 orang hilang, selebihnya meninggal dunia,” tuturnya.

Kejadian terakhir, lanjutnya, ada anak buah kapal (ABK) asal Indramayu yang sempat terbalik kapalnya akibat tergulung ombak. Mereka diangkut oleh kapal Brazil dan diamankan ke wilayah Vietnam. Kemudian, tim SAR menjemput 10 ABK tersebut dengan kapal dan membawanya ke Jakarta.

Deden melanjutkan, turunnya angka kejadian di wilayah perairan Jawa Barat ini dikarenakan tingkat kesadaran amayarakat akan keselamatan di laut yang semakin tinggi. Biasanya, mereka mengabaikan imbauan-imbauan dari BMKG maupun SAR terkait larangan untuk melaut karena faktor cuaca. Dan sekarang, mereka sudah semakin sadar. (PB04)

(0)