Peluang AKD Untuk PDIP Dan Gerindra Sudah Tertutup Peluang AKD Untuk PDIP Dan Gerindra Sudah Tertutup
Pilarberita, Kabupaten Cirebon – Peluang alat kelengkapan dewan (AKD) fraksi PDI Perjuangan dan fraksi partai Gerindra DPRD Kabupaten Cirebon sudah tertutup. Mereka dinyatakan gagal... Peluang AKD Untuk PDIP Dan Gerindra Sudah Tertutup

Pilarberita, Kabupaten Cirebon – Peluang alat kelengkapan dewan (AKD) fraksi PDI Perjuangan dan fraksi partai Gerindra DPRD Kabupaten Cirebon sudah tertutup. Mereka dinyatakan gagal merebut porsi AKD di parlemen tahun 2019 ini.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Mohamad Luthfi MSi mengatakan, kesempatan untuk fraksi PDIP dan Gerindra sudah tertutup. Meski demikian, pihaknya tetap menunggu usulan dari kedua fraksi tersebut untuk menyetorkan nama nama fraksinya kemudian dimasukkan kedalam AKD.

Politisi PKB itu menjelaskan, perubahan AKD bisa dilakukan setelah sidang pertama tahun berikutnya. Artinya, untuk merevisi AKD di tahun ini tidak dimungkinkan. Sebab, berdasarkan tata aturan memang seperti itu.

“Kalau berdasarkan aturan yang berlaku AKD bisa dirubah setelah masa sidang berikutnya. Jadi karena sudah keputusan saya pikir kita susah untuk merevisi dan kita menunggu selesai persidangan pertama tahun berikutnya,” kata Luthfi pada Senin (21/10).

Sementara itu, kegagalan PDIP merebut salah satu AKD berdampak pada posisi ketua fraksi, Aan Setiawan. Aan terancam dicopot lantaran gagal melakukan lobi antar fraksi di parlemen.

H. Mustofa SH disebut-sebut sebagai pengganti ketua fraksi. Untuk membenahi kondisi kondisi itu. Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon Rudiana SE membenarkan, rencana pergantian ketua fraksi. Bahkan, pergantian itu sudah dibicarakan oleh DPD, DPC dan Fraksi PDIP. (PB03)

(27)