Usung Lutfi – Qomar, Nasdem Resmi Cabut Dukungan ke Jadi Jaya Usung Lutfi – Qomar, Nasdem Resmi Cabut Dukungan ke Jadi Jaya
Pilarberita, Kabupaten Cirebon – Kejutan terjadi dimenit akhir waktu pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon tadi malam. Partai Nasdem yang dipagi harinya datang... Usung Lutfi – Qomar, Nasdem Resmi Cabut Dukungan ke Jadi Jaya

Pilarberita, Kabupaten Cirebon – Kejutan terjadi dimenit akhir waktu pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon tadi malam. Partai Nasdem yang dipagi harinya datang ke KPU mendukung pasangan Sunjaya – Imron, secara mengejutkan pada malam hari tepatnya pukul 23.00 WIB, Partai Nasdem datang bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mengusung pasangan Mohamad Luthfi dan Nurul Qomar.

Sebelumnya memang pasangan Lutfi – Qomar diisukan tidak bisa mendaftar sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon untuk periode 2018-2023 lantaran PKB yang hanya memiliki 8 kursi, tidak memenuhi syarat minimal. Akan tetapi, setelah Partai Nasdem dengan 4 kursinya masuk kedalam koalisi, menjadikan total kursi menjadi 12 yang melebihi syarat minimal.

Saat ditanya alasan Partai Nasdem loncat dari pasangan Sunjaya – Imron ke Lutfi – Qomar, Ketua DPD Nasdem Kabupaten Cirebon, Agus Supriyadi menegaskan bahwa koalisi dengan PKB merupakan rencana Nasdem sejak awal. Namun karena berbagai hal, koalisi ini baru bisa dilakukan dimenit-menit akhir.

“Judul hari ini adalah saya yang mengawali dan saya yang mengakhiri. Jadi peribahasa mengatakan jodoh takan kemana. Saya sering komunikasi dengan PKB dan Kang Lutfi. Kita coba membangun visi misi yang sama demi kemajuan Kabupaten Cirebon. Namun diperjalanan kita sempat tergoda dan alhamdulillah malam ini bisa mengusung pasangan Lutfi – Qomar,” jelasnya setelah melakukan pendaftaran pada Kamis (11/1) dinihari.

Menurutnya, dengan mengusung pasangan Lutfi – Qomar, itu otomatis Partai Nasdem telah menarik dukungan kepada pasangan Sunjaya – Imron.

“Kemarin kita coba membangun komunikasi dengan PDIP namun gagal. Akhirnya kami memutuskan untuk bergandengan dengan PKB,” pungkas Agus.(PB03)

(691)