Sosialisasi Bahaya TB/TBC, BKPM Terus Cari Media Kreatif | pilaradio
Sosialisasi Bahaya TB/TBC, BKPM Terus Cari Media Kreatif Sosialisasi Bahaya TB/TBC, BKPM Terus Cari Media Kreatif
Penyakit Tubercolosis (TB atau TBC), yang masih banyak penderitanya di Indonesia masih menjadi fokus kerja pihak kesehatan terkait. Kendala tersebut salah satunya adalah sosialisasi... Sosialisasi Bahaya TB/TBC, BKPM Terus Cari Media Kreatif

Penyakit Tubercolosis (TB atau TBC), yang masih banyak penderitanya di Indonesia masih menjadi fokus kerja pihak kesehatan terkait. Kendala tersebut salah satunya adalah sosialisasi tentang bahaya mendasar dari penyakit yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis ini. Khususnya di Cirebon ini yang memiliki wilayah padat penduduk dan beresiko tertular TB/TBC.

Senin, (5/12), Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM), melalui Seksi Promosi dan Pengembangan Sumber Daya, Ahmad Kadarisman, membenarkan jika sampai saat ini pihaknya tengah mencari ide kreatif ataupun media kreatif untuk menyampaikan pesan bahaya dari penyakit TB/TBC. Ia menjelaskan sekilas tentang gejala penyakit mematikan setelah HIV/Aids tersebut, antara lain batuk lebih dari 2 minggu disertai darah, penurunan nafsu makan, dan keringat berlebih pada malam hari.

Sebagai sarana pelayanan masyarakat, BKPM mengajak kepada masyarakat Cirebon untuk segera memeriksakan jika timbul gejala tersebut, masyarakat tidak perlu malu untuk mengobati penyakit tersebut. Hal tersebut untuk menghindari seseorang dengan TB/TBC sampai pada kategori Multiple Drug Resistance (MDR). Kondisi dimana penderita TB/TBC sudah kebal dengan obat dan diperlukan perawatan khusus yang biayanya bisa mencapai Rp 200 juta. Selain itu, TB/TBC baru bisa disembuhkan jika pasien tersebut tidak memiliki penyakit diabetes, hepar/hati, dan ginjal. Pasien harus terlebih dahulu menyembuhkan penyakit tersebut sebelum memulai perawatan TB/TBC. (PA)

(63)