ASN Jadi Caleg Wajib Mundur Atau Diberhentikan ASN Jadi Caleg Wajib Mundur Atau Diberhentikan
Pilarberita, Newsflash – Menteri PendayagunaanAparatur Negaradan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjadi bakal calon anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota wajib melengkapi surat pengunduran... ASN Jadi Caleg Wajib Mundur Atau Diberhentikan

Pilarberita, Newsflash – Menteri PendayagunaanAparatur Negaradan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjadi bakal calon anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota wajib melengkapi surat pengunduran diri. Surat pengunduran diri yang sudah diajukan tidak dapat ditarik kembali.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor:B/94/M.SM.00.00/2019 tentang Pelaksanaan Netralitas ASN Pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, serta Pemilihan Legislatif Tahun 2019, tertanggal 26 Maret 2019,

Menurut Surat Edaran itu, ASN dilarang menjadi anggota dan atau pengurus partai politik. ASN yang menjadi anggota dan atau pengurus partaipolitik wajib mengundurkan diri secara tertulis.

“ASN yang mengundurkan diri diberhentikan dengan hormat sebagai ASN terhitung mulai akhir bulan pengunduran diri ASN yang bersangkutan,” bunyi surat edaran itu.

Keputusan pemberhentian ditetapkan paling lama 14 hari kerja setelah usul pemberhentian diterima. ASN yang tidak mengundurkan diri, diberhentikan tidak dengan hormat terhitung mulai akhir bulan ASN yang bersangkutan menjadi anggota dan atau pengurus partaipolitik.

Keputusan pemberhentian terhadap ASN yang tidak mengundurkan diri ditetapkan paling lama 21 hari kerja setelah ASN yang bersangkutan terbukti menjadi anggota dan atau pengurus partai politik.

Bersadarkan surat edaran itu, calon anggota DPR, DPD, dan DPRD yang dinyatakan lolos seleksi calon pegawai ASN, harus dibatalkan Panitia Seleksi.

Source : arah.com

(0)