Nonton Film Porno Termasuk Selingkuh Atau Tidak Sih? Nonton Film Porno Termasuk Selingkuh Atau Tidak Sih?
Pilarberita, Newsflash – Bagi beberapa orang dewasa, menonton film porno adalah bagian dari kehidupan seksual yang sehat. Namun terkadang bagi mereka yang sudah menikah, apakah mungkin... Nonton Film Porno Termasuk Selingkuh Atau Tidak Sih?

Pilarberita, Newsflash – Bagi beberapa orang dewasa, menonton film porno adalah bagian dari kehidupan seksual yang sehat. Namun terkadang bagi mereka yang sudah menikah, apakah mungkin masih bisa melakukannya? Atau gemar menonton film porno saat sudah memiliki pasangan termasuk selingkuh?

Dalam sebuah studi tahun 2018 yang mengkaji orang dewasa berusia 18 hingga 36 tahun di Amerika Serikat dan Spanyol menunjukkan bahwa 73 dan 77 persen responden, secara berurutan, mempercayai bahwa menonton film porno saat memiliki pasangan tidak termasuk berselingkuh.

Dikutip dari Men’s Health, terapis seks Ian Kerner, PhD, LMFT menyebutkan bahwa ia tak percaya bahwa menonton film porno saat berada dalam sebuah hubungan (misalnya pasangan suami-istri) termasuk berselingkuh. Seksualitas kita sendiri juga penting, sama pentingnya agar menjaga kehidupan seksual pasutri tidak mendingin.

Namun Kerner menegaskan pula, bahwa ada batasannya menonton film porno agar tetap sehat. Jika suatu hari suami atau istri tak sengaja memergokimu sedang masturbasi sembari menonton film porno, lalu ia melarangmu untuk melakukannya lagi dan kamu mengiyakan agar ia senang, tapi di lain hari kamu melakukannya lagi, maka sudah termasuk berselingkuh lho.

“Jika mereka berjanji atau berkomitmen untuk tidak menonton film porno lagi dan lalu mereka melakukannya lagi tanpa memberitahu pasangan mereka, maka hal tersebut bisa dikategorikan salah satu bentuk perselingkuhan,” jelas Kerner.

Soal seksualitas, Kerner menyarankan untuk mengambil jalan tengah dan tetap berkomunikasi secara jujur satu sama lain dan tetapkan persetujuan yang keduanya sama-sama nyaman. Salah satu pihak, baik suami maupun istri, tidak perlu merasa terancam dengan orang-orang yang berada di film tersebut.

Alasannya karena fantasi pada dunia porno berbeda dengan realita, dan tak berarti pasanganmu ingin melakukan aksi yang sama dengan adegan yang mereka tonton dalam film porno tersebut. Penting juga untuk memberikan ‘ruang untuk berfantasi’ bagi pasanganmu.

Dan tak perlu malu untuk menanyakan apa preferensi seksual dalam film porno pasanganmu. Jika kamu memahaminya dan merasa kurang nyaman, bicarakanlah dengan mereka.

“Tak berarti bahwa seseorang tak bisa terancam oleh film porno atau bertanya-tanya ‘Payudaraku kecil dan sepertinya kamu sangat suka dengan porno wanita berpayudara besar, bagaimana aku menafsirkannya?’ Yah, itu adalah hal yang harus kalian diskusikan,” tandas Kerner.

Source : detik.com

(216)